Hujan turun seketika dengan
butiran air rindu, angin berhembus menyelimuti
rasa. Aku menengok ke cakrawala, disana ada segumpal rindu yang membuat
mata ini berkaca-kaca
.
Aku rindu…
Aku sangat rindu padaMu…
Ketika aku melewati duri yang
sangat tajam, aku genggam sejuta asa yang sangat mengores jiwa tanpa harus
berpikir sejenak apakah kelak aku bahagia atau tidak. Aku berlari meski kakiku
pun terluka, karna aku percaya bahwa Engkau selalu bersamaku, Engkau selalu
melihat dan mendengarku.
Gelombang kehidupan ini bagaikan ombak
terkadang pasang dengan kebahagian dan terkadang surut dengan ujian kesedihan,
kesusahan dan lainnya.
Aku selalu percaya bahwa Engkau Maha
Pemurah, Maha penyayang, dan Maha adil. Tidaklah seorang hamba diberi ujian
diluar batas kemampuannya “Fainna ma’al
usri yusro inna ma’al usri yusro” kepercayaan inilah yang selalu tumbuh
subur dalam hati. Setiap nikmatNya selalu disyukuri baik berupa ujian maupun
kenikmatan sebab di balik ujiannya ada hikmah yang tersirat yang tak langsung
kita rasakan secara kasat mata, nikmat itu bisa berupa kesehatan dan umur
panjang.
Dia Maha Tahu skenario setiap
insan ciptaannya. Semakin besar ujian kehidupan seseorang maka semakin tinggi
derajat dimataNya jika seorang hamba mampu melewati kerikil kehidupannya.
Rindu itu semakin memuncak ketika
hening di senja hari, matahari mulai memejamkan sinarnya Nampak pula bulan
bercahaya dari kejauhan, seruan adzan berkumandang disudut ibukota
mengisyratkan hendak berjumpa denganNya. Aku bergegas mengambil air wudhu,
membasuh bagian tubuh ini dengan aliran air jernih, rakaat demi rakaat dan
sujud demi sujud telah usai, aku lantunkan tasbih cintaku padaMu, meminta
sebongkah pinta doa kepadaNya.
Rindu itu mulai klimaks ketika
terbangun di sepertiga malam, aku bermunajat kepadanya, curahan keluh kesah aku
haturkan kepadaNya, semakin lama air mata bertetesan ke pakaian putih yang aku
kenakan.
Aku rindu padaMu Ya ilahi Rabbi…
Aku mencurahkan segala isi hatiku
padaMu, Engkaulah teman sejatiku yang tak terpisahkan
Aku ingin Engkau selalu
bersamaku, selalu mengingatMu dikala sedih dan bahagia
Namun aku takut ketika kelak aku
lupa padaMu Ya Rahiim, genggamlah jasad ini agar selalu berada disisiMu
Aku ingin selalu berada dalam
barisan ketaatanMu ya salaam
Aku sungguh bahagia dengan
cintaNya yang tak pernah surut mengaruniakan hidayah dan rahmatNya
Dialah Allah yang selalu ku
rindukan di setiap fase kehidupan ini
0 komentar:
Posting Komentar